Tingkatkan Kredit UMKM, bij Siapkan Langkah Baru

Dalam menjalankan usahanya, bank bij tidak terlepas dari ketersediaan sumber daya manusia yang memadai, baik dari segi jumlah maupun kualitasnya. Dengan sumber daya manusia yang handal dan kompeten serta didukung oleh penguasaan teknologi terbaru, aktivitas operasional bank bij dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien, sehingga pencapaian target kinerja secara keseluruhan dapat diraih dengan baik. Untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut, diperlukan proses yang terencana dan berkesinambungan, sehingga dapat dihasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kecakapan yang handal namun juga memiliki attitude yang baik. Dengan demikian, kegiatan operasional bank bij dapat berjalan secara lancar, kualitas layanan yang diberikan bank bij pun dapat terjaga kesinambungannya.

Proses yang terencana dan berkesinambungan ini direalisasikan dengan mengadakan acara ghatering yang memiliki tema “Membangun Kebersamaan dalam Menghadapi Persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)” pada tanggal 5-6 Februari 2016, dimana pada acara tersebut dihadiri oleh Bapak Bupati Garut, H. Rudi Gunawan.

Pencapaian pertumbuhan yang semakin besar, juga berakibat pada semakin beragamnya jumlah nasabah dan kebutuhan yang kian kompleks, sehingga harus bisa ditangani dengan kenyamanan dan kecepatan yang setara kualitasnya. Keberadaan teknologi informasi yang tepat guna sangat memegang peranan penting dalam aktivitas operasional bank bij.

Menurut direktur operasional Dani Hadian kemarin (10/3/2016), tersedianya sistem teknologi dengan segala kelebihannya harus bisa dicermati secara baik. Bank harus mampu menetapkan sistem teknologi informasi yang sesuai dengan kebutuhannya. Dimana Infrastruktur dibangun berdasarkan keperluan, sehingga pengembangan ke depan dapat dilakukan secara efisien dan tidak mengganggu operasional Bank

Setelah merealisasikan transformasi TI melalui sistem aplikasi perbankan secara sentralisasi. rencana pengembangan sistem teknologi selanjutnya adalah dengan diluncurkannya bij-Mobile yang merupakan sistem aplikasi berbasis android yang digunakan untuk petugas lapangan terkait dengan layanan bagi nasabah seperti setoran dan penarikan tabungan serta pembayaran angsuran kredit.

“Sasaran kredit kami adalah sektor UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) seperti pedagang-pedagang di pasar yang tidak mungkin meninggalkan pekerjaannya, jadi dengan adanya layanan bij-Mobile ditambah dengan sistem layanan jemput bola, nantinya nasabah tidak perlu datang ke kantor untuk melakukan transaksi, ini adalah langkah kami dalam memberikan kemudahan dan kepuasan bagi nasabah serta meningkatkan fee based income dari berbagai layanan yang di implementasikan, sehingga kredit sektor produktif dapat meningkat. “tutur Dani Hadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.