BPR Intan Jabar, Bersaing Ketat dengan Bank Umum

Jakarta, TopBusiness – PT BPR Intan Jabar atau Bank BIJ merupakan bank hasil merger 7 lembaga keuangan di Kabupaten Garut tahun 2011. Setelah merger, BPR Intan Jabar melayani masyarakat dengan 7 kantor cabang serta 5 kantor kas.

Direktur Utama BPR Intan Jabar Aam Muhammad di Jakarta dalam sebuah kegiatan BUMD rating diselengarakan majalah bergensi Top Business, mengatakan tantangan lembaga keuangan setingkat Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ini sangatlah berat, terutama tingkat persaingannya di lapangan. Hampir seluruh perbankan umum nasional juga masuk dalam Kabupaten Garut ini.

“Ambil contohnya seperti Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI serta pula Bank BJB sebagai BUMN di Jawa Barat pun turut meramaikan pasar perbankan di Kabupaten Garut ini,” ujar Aam.

Aam menerangkan, hampir seluruh perusahaan garment dan industri kulit serta kerajinan kulit di Kabupaten Garut ini sudah tergarap seluruhnya oleh industri perbankan umum nasional tersebut. Pihaknya tidaklah bisa bersaing dengan bank umum tersebut.”

“Kami melayani masyarakat yang tersebar di 42 Kecamatan dengan letak geografis antara kecamatan yang cukup jauh, bahkan jarak tempuh dari Kantor Pusat ke salah satu Cabang dengan jarak tempuk 130 km dengan waktu tempuh 3 sampai 4 jam. Akan tetapi kami memiliki inovasi untuk menjangkau seluruh nasabah kami dengan layanan Teknologi Informasi (IT), tentunya dengan kemajuan teknologi ini akan memberikan manfaat berganda bagi institusi keuangan serta juga kepada nasabah dengan layanan BIJ online dan Mobile,” ujar Aam.

“Tentunya keungulan layanan kepada nasabah akan memberikan sebuah nilai tambah bagi nasabah BIJ ini. Pelayanan nan ramah serta jemput bola bagi seluruh nasabah akan memberikan sebuah nilai bagi masyarakat Jawa Barat serta Indonesia ini sangat kental dengan rasa kekeluargaan ini,” ucap Aam.

Kinerja Bank BIJ ini tentunya memberikan nilai positif serta sebagai perusahaan sehat, tentu pula membuahkan hasil pada tahun 2017 meraih penghargaan citra pelayanan prima tahun 2017 untuk kategori BUMD se-Kabupaten Garut. Dan pada tahun 2018 prestasi juga diraih terbaik kedua se Jawa Barat dengan kategori optimalisasi layanan penukaran uang kepada masayarakat dari Bank Indonesia (BI).

Capaian BIJ pada tahun 2018 menghasilkan pendapatan Rp 46,354 miliar meningkat 17,85% dibanding tahun 2017. Dengan laba bersih sebesar Rp 3,858 miliar, meningkat 18,06% dibanding pada tahun 2017.

sumber : www.topbusiness.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.